Versi KPK dan Depdagri, Indek Pencapaian Pemerintahan Benny-Radi, Sijunjung Nomor 44 Nasional, Terbaik di Sumbar

564
Bupati-wabup Sijunjung, Benny-Radi

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Luar biasa. Sejak 12 tahun terakhir, baru kali ini Pemerintah Kabupaten Sijunjung, meraih perinkat 44 kabupaten/kota terbaik dari 431 daerah yang ada di Tanah Air.

Itu hasil penilaian Indeks Pencapaian Pemerintahan versi penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Depdagri tentang koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi oleh pemerintah daerah.

Tak hanya itu, di Sumatera Barat, Pemerintahan Benny Dwif Yuswir, S.STP,M.Si – H. Iraddatillah,S.Pt “Benny-Rady” (Bupati-Wabup Sijunjung-red) itu, justeru berhasil mèraih terbaik Indeks Pencapaian Pemerintahan versi penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Depdagri tentang koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi oleh pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, hasil perjuang keras kita bersama, menempatkan Pemkab Sijunjung pada peringkat 44 dari 431 kabupaten/kota (pada perolehan tahun sbelumnya-red), hasil Pencapaian Pemerintahan versi penilaian KPK,”kata Inspektur Daerah Sijunjung, Welfiadril, Ap, S.Sos, MPd, CGCAE

Inspektur Daerah Sijunjung, Welfiadril, Ap, S.Sos, MPd, CGCAE

kepada Jurnalsumbar.Com, Kamis (13/10/2022).

Menurut putra Mumdam Sakti bergelar Tan Tuah Bagindo Ali tersebut, Pemkab Sijunjung juga berhasil meraih peringkat pertama di Sumbar dalam Pencapaian Pemerintahan versi penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Lihat Grafik-red).

Ditambahkan Wakil Ketua Tim UPP Saber Pungli Kabupaten Sijunjung itu, bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari progres keberhasilan Pemkab Sikunjung dibawa kepeminan Bupati-Wabup, Benny Rady.

Diantaranya, pencapaian hasil Perencanaan dan Penganggaran APBD dengan nilai 91. Pengadaan Barang dan Jasa dengan nilai 79. Perizinan meraih nilai sempurna, yakni 100.

Sementara pengawasan APIP, hanya meraih nilai 58. Sedangkan pencapaian manajemen ASN, nilai 77, optimalisasi pajak daerah nilai 67, dan pengelolaan BMD Tata Kelola Keuangan Desa meraih nilai 74.

“Nah, berdasarkan penyampaian BPKP RI minimal harus ada 51 editor. Sayangnya, kita baru ada 22 orang. Selain itu juga harus ada pengawas pemerintah minimal 29 orang. Sijunjung baru ada hanya 10 orang,”tambah Welfiadril.

Saptarius, Ketua Yanlik Kabupaten Sijunjung/Pemred Jurnalsumbar.Com

Atas keberhasilan tersebut, Ketua Pelayanan Publik (Yanlik) Kabupaten Sijunjung, Saptarius, mengapresiasi keberhasilan yang dicapai pemerintahan Benny-Rady.

“Selamat atas keberhasilannya, kami berharap harus ada komitment bupati selaku pembina kepegawaian daerah. Selain itu, APIP diharapkan bisa berperan menjaga mutu dalam pendampingan untuk nilai lebih dan mampu menyelesaikan pengendalian dini tentang penyelenggaraan Pemda bersama-sama aparat penegak hukum,”harap Wartawan Utama yang juga Permred Jurnalsumbar.Com itu.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir juga mengapresiasi kinerja kabinet. Meski begitu, ia mengingatkan jangan berpuas diri.

“Itu baru sebagian, masih ada indikator lain dan itu harus ditingkatkan lagi dan nilainya harus sempurna,”ucap Benny akan berupaya memberikan yang terbaik untuk kemajuan Sijunjung kepada Jurnalsumbar.Com, Kamis (13/10/2022) malam via telepon selularnya.*