Banjir Bandang Nagari Latang Sijunjung, Menyisakkan Kesedihan Bagi 50 KK, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

445

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pasca banjir bandang diawal tahun 2024 lalu, menyisakkan kesedihan bagi 50 kepala keluarga (KK) di Nagari Latang, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

“Banjir telah menghanyutkan 18 kerambah bambu milik warga program ketahanan pangan nagari tahun 2022. Selain itu juga dialami kerambah beton milik nagari ketahanan pangan tahun 2023,”kata Walinagari Latang, Jon Aprizal kepada Ketua Forum Pelayanan Publik (F.Yanlik), Kabupaten Sijunjung, Saptarius yang dirangkum Jurnalsumbar.Com, Rabu (31/1/2024).

Tak hanya itu, kata Walinagari Latang, sejumlah kolam ikan milik warga juga disapu banjir bandang yang mahadasyat itu.

 

Walinagari Latang, Joni Aprizali

“Ada sekitar tujuh KK kolamnya disapu banjir. Yang paling parah, banjir bandang juga menghanyut warung milik Weni, 29 tahun warga Jorong Tanjungkorong, Nagari Latang,”sebut Jon Aprizal.

Bukan itu saja, tambah walinagari, puluhan hektar sawah milik warga juga direndam banjir.

“Ada sekitar Rp274 juta kerugian dialami warga akibat banjir bandang melanda Nagari Latang itu. Itu sudah total keseluruhan kerugian bencana alam yang dialami warga,”tambah Walinagari lagi.

Walinagari Latang, Jon Aprizal berdiskusi bersama Ketua F.Yanlik Sijunjung, Saptarius

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Pelayanan Publik (F.Yanlik), Kabupaten Sijunjung, Saptarius, miminta pada Pemkab Sijunjung untuk segera mencarikan solusi membantu warga.

“Itu kan soal ketahanan pangan, jadi Dinas Pangan Perikan maupun Dinas Pertanian, Dinas Sosial maupun dinas terkait lainnya untuk segera berkolaborasi menangani kesedihan yang dialami warga,”terang Pemred Jurnalsumbar.Com itu.

Diharapkan, kata Ketua F.Yanlik itu, Pemkab harus segera tanggap atas semua bencana yang menimpa warga.

“Saya yakin, Pemkab tentu akan mendengarkan segala rintihan dan keluhan warga yang tertimpa bencana,”tambah Saptarius tanpa membeda-bedakan status. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here