Pasca Demo, HMI Pessel Bantah Katakan Bupati Hendrajoni Gagal Pimpin Pessel

989

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Puluhan mahasiswa yang tergabung di perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan orasi di halaman kantor Bupati Pesisir Selatan, Kamis (3/10/2019).

Dalam orasi tersebut, mahasiswa menyampaikan orasi tentang isu nasional yaitu tentang RUU KUHP dan Pelemahan UU KPK serta Isu daerah tentang RSUD M. Zein Painan

Dalam orasi puluhan mahasiswa tersebut menuntut dan mempertanyakan kepada Bupati Hendrajoni tentang kelanjutan pembangunan RSUD M. Zein Painan yang terbangkalai.

Para mahasiswa mengawali aksinya dengan berjalan kaki di depan kantor Bupati sambil menyorakan ketidak adilan pemerintah dan DPRD dalam menjalankan tugasnya.

Terpisah Ketua HMI Cabang Pesisir Selatan, Bujang Duo Baleh menyesalkan tentang pemberitaan yang telah beredar media online dan media sosial dimana aktifis HMI Cabang Pesisir Selatan menyampaikan kegagalan Bupati Hendrajoni dalam memimpin Pesisir Selatan.

“Kami hanya menyampaikan tentang isu nasional yaitu tentang RUU KUHP dan Pelemahan UU KPK dan masalah warga Pesisir Selatan di Wamena serta Isu daerah tentang RSUD M.Zein Painan. Kami dari HMI Cabang Pesisir Selatan tidak ada menyatakan Bupati Hendrajoni gagal dalam memimpin daerah,” ucap Bujang.

Lanjutnya, pihaknya sebagai Kader HMI Cabang Pesisir Selatan tidak mungkin gegabah dalam menyampaikan kritikan akan tetapi harus mempunyai data yang lengkap itu masalah RSUD M. Zein Painan tersebut

Sebelumnya diberitakan sejumlah aktifis Mahasiswa HMI Cabang Pessel, yang tergabung di perguruan tinggi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati pessel, mereka menilai bupati Hendrajoni gagal memimpin daerah.

Salah satunya mereka mengkritisi kepemimpinan Bupati Pessel Hendrajoni yang dinilai dengan sengaja menghentikan pembangunan gedung RSUD M. Zein.

“Pernyataan yang diberitakan tersebut berbeda, kami dari mahasiswa hanya menyampaikan tentang isu basional dan usu daerah, bukan kegagalan Bupati Hendrajoni dalam memimpin daerah,” tutupnya. (Rega Desfinal)