Festival Penglipuran Bangli Bakal Dihelat Kembali

224

JURNAL SUMBAR | Bali – Tanggal 9 Desember mendatang, Desa Wisata Penglipuran bakal kembali melangsungkan festival budaya. Rencananya, festival tahun ketujuh ini akan dilangsungkan hingga tanggal 1 Januari 2020.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemasaran Wisata Kabupaten Bangli Wayan Merta kepada wartawan beberapa saat yang lalu, Sabtu, (16/11/2019).

“Salah satu daya tarik Desa Penglipuran ialah sebagai salah satu desa terbersih di dunia dan masuk kedalam 100 top destinasi dunia dimana disetiap bagian depan rumah terdapat bangunan khas angkul-angkul,” ujar Wayan Merta.

Ditambahkan Wayan Merta, festival yang akan dibuka Gubernur Bali ini sangat efektif untuk menjaring dan meningkatkan wisatawan baik domestik maupun manca negara. Terbukti ada peningkatan kunjungan setiap pelaksanaan festival setiap tahunnya karena bersamaan dengan liburan Natal.

“Dengan adanya festival Desa Pengelipuran (Penglipuran Valage Vestifal) dapat menjadi magnet yang bisa lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pengelipuran khususnya dan Bangli umumnya,” harap Wayan Merta.

Menurut Wayan Merta, Penglipuran Village Festival ketujuh ini merupakan salah satu energi positif bagi pemerintah Kabupaten Bangli dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan seni budaya Bali, terutama seni budaya Barongan dan Ngelawang yang berfungsi sebagai daya tarik wisata.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementrian Pariwisata khususnya kepada Asdep Wilayah I Regional III Bapak M Risky dan juga pengelola Desa wisata Penglipuran Bapak Nengah Moneng atas dukungan yang sangat luar biasa,” ujar Wayan Merta. DEY