Emma Yohanna Semengati Jajaran Pengurus, Lasqi Sumbar Gelar Halal bi Halal Virtual

JURNAL SUMBAR | Padang — Hj Emma Yohanna menjadi inisiator halal Bi Halal DPW Lasqi Provinsi Sumbar Tahun 1441 H/2020 M melalui Aplikasi Zoom Meeting, Kamis (18/06) lalu.

Halal bi halal virtual itu merupakan acara perdana Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah (LASQI) Provinsi Sumatera Barat yang dihadiri Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri, S. Ag, M. Pd.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Lasqi Sumbar dan para pegiat seni yang selalu eksis menjaga budaya seni musik Islam dengan baik, kedepan mari kita tingkatkan kerjasama demi kemajuan seni musik qasidah,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Provinsi Sumatera Barat, Hj. Emma Yohanna saat memberikan sambutannya.

Turut hadir juga dalam halal bi halal virtual itu selain Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri, S. Ag, M. Pd salaku Pembina di LASQI Sumbar, Gubernur Sumatera Barat diwakili oleh Kabiro Bintal, H. Syaifullah dan Penceramah Prof.Dr. Assasriwarni.

“Di Sumatera Barat, seni kasidah memiliki biografi yang panjang. Bersamaan dengan kedatangan agama Islam di Ranah Minang. Seni kasidah hidup dan berkembang di masyarakat, baik di kalangan pesantren maupun kelompok pengajian dan remaja Islam masjid,” tutur Emma Yohanna yang juga anggota DPD RI itu.

Menurutnya Emma Yohanna, yang dihubungi wartawan, Senin (22/6), musik kasidah terus mewarnai spritualitas, bila sebelumnya alat musik yang digunakan hanya rebana, gambus, marawis, akordeon, biola, kini sudah menggunakan peralatan musik modern dan elektrik.

“Kasidah atau nyanyian dalam tradisi musik Islami sudah tentu bukan kasidahan. Tetapi di dalamnya ada beragam jenis musik Islami lain seperti marawis, marhaban, rudat, hadrah, nasyid, zikir dan shalawat,” katanya.

Dikatakannya halal bi halal virtual digelar untuk menggairahkan kembali dakwah Islamiyah ke seluruh kabupaten dan kota Sumatera Barat melalui media seni dan budaya kasidah dan gambus yang merupakan khasanah kesenian Islam Nusantara.

“Halal bi halal itu sebagai aspek eksistensi pengurus Lasqi Sumbar,” ujar dia. (Agusmardi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.