Soal Jalan Negara Rusak, Anggota DPR RI Drs.H. Darul Siska Akan Laporkan Ke Menteri PUPR

876

Inilah di antara jalan negara yang rusak di Kabupaten Sijunjung itu

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Anggota DPR RI Drs.H. Darul Siska berjanji akan melaporkan keluhan masyarakat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir.Basuki Hadimuljono,MSc,PhD, terkait banyaknya jalan negara yang rusak di jalan lintas sumatera (Jalinsum) di daerah itu.

Akibat jalan rusak di Jalinsum banyak korban berjatuhan

“Saya berjanji akan menyampaikan keluhan dan laporan masyarakat ini. Meski ini bukan bidang saya, maka saya berjanji akan membuat surat tertulis dan akan menyampaikan soal jalan rusak itu,”janji Anggota DPR RI Drs.H. Darul Siska saat menjawab pertanyaan peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Balairung Lansek Manih, Muaro Sijunjung, pada Sabtu (11/7/2020).


Darus Siska berjanji akan menyurati Menteri PUPR terkait jalan negara rusak di Sijunjung

Terkait soal Jalan Provinsi juga banyak yang rusak, Darul Siska juga menyarankan Bupati Sijunjung untuk menyurati Gubernur Sumbar.

“Soal jalan provinsi, bupati bisa menyampaikan pada Gubenur atau menyurati DPR,”tegas anggota DPR RI asal Partai Golkar itu juga berjanji akan memperhatikan Sijunjung. Ia juga sempat kaget tak ada anggota DPRD Sumbar asal Sijunjung.

“Salah-salah gunakan anggaran nanti bupati pula yang dikejar KPK”.

Wabup Arrival Boy dihadapan ratusan kader Partai Golkar Sijunjung menyatakan soal perbaikan jalan negara dan provinsi bukan kewenangan Bupati Sijunjung.

Menanggapi soal jalan negara dan provinsi banyak yang rusak itu juga tak ditampik Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy.

“Bupati Sijunjung tak ada wewenang untuk menganggarkan dana perbaikan jalan negara maupun provinsi. Salah-salah jangan-jangan nanti bupati pula yang ditangkap KPK (komisi pemberantasan korupsi,”tegas Wabup Sijunjung yang juga Ketua DPD Partai Golkar itu.

Akibat banyak jalan rusak di sepanjang jalan negara dan provinsi itu tak jarang banyak memakan korban. Bahkan jalan-jalan berlobang juga ditanami warga berbagai tetumbuhan termasuk pohon pisang bahkan padi serta jadi bahan perolokan tempat mancing. ius