UKPP Puskesmas Muaro Bodi dan UPTD Puskeswan Palangki Dinilai Tim Independen KPP dan IPP Tingkat Kabupaten Sijunjung

112

Kapus Muaro Bodi dan staf berfoto bersama dengan Tim Penilai

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Memasuki hari ketiga, tepatnya pada Senin (19/7/2021), Tim Independen Penilaian Kompetisi Pelayanan Prima (KPP) dan Inovasi Pelayanan Publik (IPP) Independen tingkat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat melakukan penilan terhadap Puskesmas Muaro Bodi dan UPTD Peskeswan Palangki.

Penilain itu merupakan bagian dari penilaian terhadap 20 terbaik Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) tahun 2021. Pelaksanaan penilaian dilaksanakan dari 13 Juli— hingga 13 Agustus 2021 mendatang.

“Hari ini kita melakukan penilaian terhadap UKPP Puskesmas Muaro Bodi dan UPTD Puskeswan Palangki,”kata H.Hidayatullah, Lc.MA selaku Wakil Ketua Tim Independen KPP dan IPP Kabupaten Sijunjung.

Dalam penilaian itu, Tim Independen juga didampingi salahseorang Tim Penilaian KPP IPP tingkat Kabupaten Sijunjung.

Penilaian hari ketiga yang dilaksanakan secara merathon itu, Tim Independen beranggotakan; H.Hidayatullah, Lc.MA (Ketua BazNas Sijunjung), Zikri Alhad, S.IP, MA (Dosen FIS UNP Padang-secara virtual-red), Fajar Zeftrian, SE (Ketua Forum Kabupaten Sehat), Saptarius (Wartawan Madya) dan Dra.Wenny Libra (Pengawas Pemerintah Muda Inspektorat).

Ketika Tim lakukan penilaian di UPTD Puskeswan Palangki

Paginya, Tim Independen melakukan penilaian terhadap UKPP Puskesmas Muaro Bodi dan dilanjutkan penilaian ke UPTD Palangki.

Dalam penilaian itu, tim juga memberikan beberapa masukan dan catatan pada UKPP yang dinilai. Saat tim datang, terlihat beberapa anggota UKPP dengan jelimet menjawab pertanyaan tim.

Untuk diketahui, Tim Penilaian KPP dan IPP Independen itu terbentuk atas dasarkan surat keputusan (SK) Bupati Sijunjung, bernomor; 188.45/30/KPTS-BPT -2021 tertanggal 4 Januari 2021 dengan Penanggungjawab Sekretaris Daerah, Zefnihan, AP, M.Si dan Ketua dijabat Asisten Arministrasi Umum, dr. Edwin Suprayogi, M.Kes dengan sekretaris Wandri Fahrizal, SH dengan anggota Tim Independen.

Pihak UPTD Puskeswan pun mengakui keterbatasan sarana prasarana karena kondisi anggaran yang tak memadai. ius