Beraksi di Lima TKP, Enam Pelaku Curat Disikat Polisi Sijunjung

642

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sebanyak enam pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang beraksi di lima tempat kejadian peristiwa (TKP) berbeda dalam wilayah hukum Polres Sijunjung disikat jajaran Satreskrim Polisi Sijunjung.

Penangkapan terhadap pelaku Curat tersebut berdasarkan, LP/B/109/IX/2021/SPKT tanggal 23 September 2021, LP/B/111/IX/2021/SPKT tanggal 25 September 2021, LP/B/112/IX/2021/SPKT tanggal 25 September 2021, LP/B/113/IX/2021/SPKT tanggal 25 September 2021 dan LP/B/114/IX/2021/SPKT tanggal 25 September 2021.

Operasi penangkapan terhadap enam tersangka di lima TKP berbeda itu langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani, S.IK, Bripka Dony Febriandi,SH, Brigadir Riddal Afdil dan Brigadir Sectio Andres.

Informasi yang berhasil dihimpun, berdasarkan laporan polisi yang diterima oleh Sat Reskrim Polres Sijunjung pada Kamis, 23 September 2021 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan ( bongkar rumah ), Kasat Reskrim Polres Sijunjung memerintahkan Kateam Opsnal Bripka Dony Febriandi, SH beserta anggota melakukan lidik dan pengungkapan pelaku curat tersebut.

Kemudian pada Sabtu, 25 September 2021 kembali terjadi pencurian dengan pemberatan ( bongkar rumah ) di Jorong Pulau barambai Kenagarian Muaro.

Kemudian Kateam opsnal beserta anggota melakukan lidik dan pengumpulan informasi dilapangan. Berbekal rekaman CCTV pada TKP pertama anggota berusaha mengidentifikasi wajah dari pelaku bongkar rumah tersebut, selanjutnya dari hasil lidik dan informasi yang dikumpulkan dilapangan, anggota mengantongi satu nama pelaku.

Pada Sabtu 25 September 2021, sekira jam 15.00 WIB dari informasi yang didapat, maka dilakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut,
dari penangkapan tersebut diamankan tersangka HR, selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap tas HR, ditemukan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu dengan total Rp5 juta rupiah dan satu buah handphone oppo A15,l

“Pada saat di cocokan dengan laporan polisi pencurian dengan pemberatan pada 23 September 2021, satu unit handphone OPPO A15 tersebut cocok dengan laporan polisi tersebut,”kata Kapolres Sijunjung melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Kadir Jailani, S.IK, via whatsappnya, Minggu (26/9/2021).

“Selanjutnya tersangka HR di bawa ke Sat Reskrim Polres Sijunjung, untuk dilakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya. Pada saat di interogasi oleh Opsnal Sat reskrim Polres Sijunjung, HR mengakui telah melakukan perbuatan bongkar rumah pada Rabu 22 September 2021, Kamis 23 Septeber 2021, Jum’at 24 September 2021 dan pada Sabtu 25 September 2021 ( Empat hari berturut-turut dengan lokasi berbeda, bersama beberapa orang temannya,”papar kapolres.

Dari pengakuan tersangka HR, selanjutnya diamnkan lima orang teman pelaku yang ikut serta dalam melakukan aksi pencurian dengan pemberatan ( bongkar rumah ) tersebut.


Mereka adalah; Al, Zh, Ag, Im dan Ar.
Dari tangan para pelaku, anggota menemukan barang bukti lainnya berupa dua unit handphone, sejumlah uang dan pakaian yang telah di beli dari uang hasil kejahatan tersebut. barang bukti tersebut mereka bagi- bagi setelah melakukan aksi pencurian dengan pemberatan ( bongkar rumah ) tersebut.

Selanjutnya para pelaku dibawa ke Sat Reskrim Polres Sijunjung untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan, selanjutnya berkoordinasi dengan unit PPA, karena para pelaku masih berstatus pelajar dan anak dibawah umur.

Selain ke-enam tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa uang sebesar Rp5.294.000, satu unit handphone OPPO A15, sat unit handphone OPPO A37, satu unit handphone OPPO A3s, satu unit Iphone 6s warna Gold dan pakaian yang telah dibeli dari uang hasil pencurian dengan pemberatan. */satreskrim.sjj