Pandemi Covid-19 Intensitas Latihan Terdampak, UKT Lemkari Payakumbuh dan Dojo Palapa Saiyo Semarak

212

JURNAL SUMBAR | Padang – Dojo-dojo Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) di Sumatera Barat terus berusaha untuk tetap eksis walaupun intensitas latihan tidak seperti biasanya di masa pandemi Covid-19. Dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat/Kyu atau Sabuk perguruan karate-Do Lemkari Sumbar dibawah kepemimpinan Ketua Umum, Yozarwardi UP beserta tim Pengprov Lemkari yang ditugaskan melaksanakan road show ke dojo-dojo Lemkari yang telah mempersiapkan
karatekanya.

Akhir bulan Agustus, Ahad (29/8) sore dojo Palapa Saiyo besutan Daniel Kamacho dan Dojo
Lemkari Dusun Baru besutan Irmadoni (Karateka DAN I) yang berjumlah 54 karateka telah
menuntaskan UKTnya mulai dari putih, kuning, hijau dan sabuk biru di Lapangan Futsal Pasar
Baru Kasang.

Untuk pelaksanaan UKT sesi ke-4 Kabupaten Padang Pariaman ini, lagi dihadiri juga Tim
Pelatih PB Lemkari, Daniel Kamacho juga turut hadir utusan Pengprov Lemkari Sumbar Sensai
Repelita dan Yunaldi Martin, yang pada pagi harinya hadir di Lapanga Jambak dan memberi
sedikit polesan pada sabuk Biru.

Sementara untuk pelaksanaan UKT di Kota Payakumbuh, seperti yang diinformasikan Ketum
Lemkari Sumbar, Yozarwardi, Kamis (2/9) telah terlaksana juga, lebih dari 50-an karateka
dihadapan tokoh masyarakat Mawi Etek Arainto dan Kepala Sekolah SDN 37, Odra Mulia, SPd
unjuk kebolehan mereka menampilkan teknik dasar karate dan kumite.

Lebih rinci Yozarwardi menjelaskan 50-an karateka Payakumbuh yang mengikuti UKT itu berasal dari dojo Bintang Kopa sebanyak 14 orang, dojo SDN 15 (20 ORANG) serta ikut bergabung juga dari Pengcab Lemkari Limapuluhkota, dojo Masjid Arrahim (7 orang), dojo Kodim 0306 (3 orang).

Pada kesempatan itu Maw iEtek Arainto yang juga anggota DPRD (Gerindra) Komisi C Kota Payah
Kumbuh menyampaikan pihaknya akan berpartisipasi dalam membangun generasi muda lewat olahraga karate.

Sedangkan Odra Mulia mengungkapkan untuk kelancaran latihan siswanya memperbaiki sarana
lapangan dan MCK, agar nyaman dipakai anak-anak.

Pernyataan Kepsek didukung oleh Ketua
Komite Sharman, SP.

Sementara Dt. Patiah Baringek selaku Ketua LEMKARI Kota Payakumbuh menyampaikan
kesediaannya untuk mengakomodir setiap kegiatan LEMKARI yang sah secara Hukum, agar jangan
ada tumpang tindih, demi peningkatan prestasi atlet dimasa mendatang.

Selanjutnya Dt Baringek menyampaikan kegembiraannya, karena khusus Kota Payakumbuh
pelaksanaan UKT dihadiri juga oleh Silvawita Nalia, Karateka DAN III, mantan atlet PON 2004
dan 2008 dan sekaligus Wasit Nasional FORKI.agusmardi