Tersetrum Listrik PLN, Kadua Kakinya Diamputasi, Kini Pak Saril Terhutang Biaya Berobat Rp65 Jutaan di RSUP DR. M Djamil Padang

290

Saat Anggota DPRD Pessel Novermal Tuska,SH,MH membesuk Saril

JURNAL SUMBAR | Padang – Pada Selasa (31/8/2021) Saril, 49 tahun, pasien korban setrum listrik PLN masih terbaring di RSUP DR. M Djamil Padang, Sumatera Barat.

Pasca operasi (amputasi) kedua kaki dan rusuknya yang luka bakar sangat parah. “Kini kesehatan pak Saril mulai membaik. Sudah bisa duduk. Dan, bisa diajak bicara. Semangat hidup pak Saril luar biasa. Tidak ada mengeluh dengan cobaan yang dialaminya. Tetap optimis dengan kehidupan barunya nanti,”kata Novermal Yuska, SH,MH saat membesuk Saril pada Selasa (31/8/2021).

Warga Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan ini sudah punya kartu BPJS Kesehatan, dan sudah aktif. “Untuk memberlakukannya, pak Saril harus keluar dulu dari rumah sakit, dan sehari kemudian masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya dengan biaya ditanggung BPJS Kesehatan,”sebut Novermal anggota DPRD Pessel Ketua Fraksi PAN itu.

“Untuk keluar rumah sakit, pak Saril harus bayar biaya pengobatan Rp82,8 juta (per 25 Agustus 2021), sampai hari ini (31 Agustus 2021) diperkirakan bisa mencapai Rp90 jutaan. Donasi yang terkumpul baru Rp25 jutaan. Tadi sudah saya bicarakan dengan manajemen RSUP M Djamil, dan alhamdulillah dapat kemudahan, kekurangan biaya pengobatan sekitar Rp65 jutaan boleh berhutang. Saya berjanji akan mencarikan donasi bersama pihak terkait untuk melunasi hutang tersebut,”tambah Novermal seperti dilansir dalam akun facebooknya.

“Besok (Rabu, 1/9/2021-red)i, pak Saril keluar rumah sakit, dan akan menginap di Rumah Singgah saya di Simpang RSUP M Djamil, untuk transit sehari sebelum masuk lagi untuk operasi lanjutan pada rusuknya. Isteri dan ponakan pak Saril sudah saya beri arahan supaya biaya pengobatan selanjutnya bisa ditanggung BPJS Kesehatan,”imbuh owner Jurnalsumbar.Com itu.

:Sebelum ke RSUP M Djamil, saya sudah menemui manajemen PLN Wilayah Sumbar, menyampaikan bahwa pak Saril terhutang biaya berobat sekitar Rp65 jutaan, dan berharap hutang tersebut bisa dihendel PLN dengan CSR dan zakatnya. Pihak PLN berjanji akan membicarakannya di internal manajemen. Untuk urusan di PLN, saya juga mendapat support dari pak Andre Rosiade, Anggota DPR RI Komisi BUMN, dan pak Andre juga berjanji akan membantu sepasang kaki palsu untuk pak Saril,”paparnya.

“Nah, bagi dunsanak yang berkelapangan rezeki, mohon pak Saril dibantu untuk melunasi hutang berobatnya di RSUP M Djamil dan modal usaha baru setelah sembuh nanti. Donasinya silahkan ditransfer langsung ke rekening isteri pak Saril, bank BRI nomor 1517-01-003406-53-4 atas nama Sios,”tambahnya.

Untuk diketahui, Saril adalah seorang petani di Koto Panjang, Nagari Punggasan Timur yang tersetrum listrik PLN ketika panen sawit pada hari Sabtu, 7 Agustus 2021 lalu. Ujung kedua kakinya hangus, dan beberapa jarinya putus, dan rusuk sebelah kanannya luka bakar sangat parah. Pak Saril dirujuk ke RSUP M Djamil untuk penanganan lebih lanjut.

Untuk info lebih lanjut, silahkan kontak ke Hp/WA saya di 0853 7298 1970, dan ponakannya Muslim 0812 7542 2279. rilis