Sekdako DR.dr Ambun Kadri, MKM Bertindak Selaku Irup di Hardiknas Sawahlunto

418

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Sawahlunto ditandai dengan Upacara Bendera di SMP SDI Silungkang, Jumat, 13 Mei 2022 bertindak selaku Pembina Upacara, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, DR.dr Ambun Kadri, MKM.

Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, DR.dr Ambun Kadri, MKM yang membacakan sambutan dari Mentri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Republik Indonesia menyampaikan selama dua tahun terakhir banyak sekali tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia, bahkan kita tidak dapat membayangkan akan dapat mengatasinya. Namun hari ini adalah bukti bahwa bangsa Indonesia jauh lebih tangguh dari semua tantangan yang ada, lebih berani dari rasa ragu, dan tidak takut untuk mencoba sehingga mampu melewatinya dengan tetap berdiri didepan untuk memimpn pemulihan dan kebangkitan.

Ambun Kadri juga memaparkan sejatinya bahwa hari Pendidikan Nasional jatuh pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya, namun khusus ditahun ini, bertepatan dengan Idul Fitri maka peringatan hari pendidikan dilaksanakan hari ini, namun tidak mengurangi arti pentingnya hari pendidikan itu sendiri, yang mengingatkan kita agar mampu mengambil peran dalam dunia pendidikan, dalam hal ini anak-anak didik denggan belajar dengan rajin yang akan berujung pada prestasi.

“Belajar tanpa kenal lelah merupakan salah satu sikap mental yang dicontohkan dari para pejuang terdahulu, dimana dahulu akses pendidikan terbatas tidak merata di masyarakat, namun saat ini dengan terbukanya akses pendidikan, maka sudah seharusnya anak-anak didik memanfaatkannya dengan belajar dan belajar serta jangan terlena dengan teknologi, jangan hanya memanfaatkan teknologi, jangan hanya terlena dengan teknologi namun harus mampu memotifasi diri menciptakan teknologi itu sendiri untuk memajukan bangsa kita tercinta”, tegas Ambun Kadri.

Ambun Kadri juga menyampaikan maju generasi muda, maju masa depan, maju Sawahlunto dan maju Indonesia, untuk mencapai hal tersebut butuh perjuangan dan kerja keras, serta niat yang luhur dari anak didik, dengan kata lain tidak ada kata menyerah, berusaha dan bersaing secara sehat untuk mencapai prestasi tertinggi. (Humas)