JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Ironis dan menyedihkan. Sejumlah ruas jalan provinsi di Kota “Arang” Sawahlunto, Sumatera Barat, dibiarkan rusak parah. Konon, jalan rusak itu sudah menahun bahkan sejak era Gubernur Irwan Prayitno jalan provinsi itu sudah rusak.
Akibat jalan rusak itu tak jarang menyebabkan acapkali ada kecelakaan karena jalan berlubang dan bergelombang bahkan ada yang terban.
Bahkan belum lama ini, ada pesepeda motor “tajalapak” jatuh akibat melintasi jalan berlubang. Tak percaya, simak laporan seorang nitizen dalam akun facebooknya.

SUDAH MEMBAHAYAKAN :
MAKAN KORBAN-Kemarin saya ingatkan agar sejumlah ruas jalan yang rusak mulai dari, Depan Lantas Lama,Depan Kapolres Sawahlunto, Depan Rumah Pak Alex Isrin ,Depan Rumah Pade Samadi, Depan Rumah Mas Itom Yunizal Depan Bengkel Yongky dekat pedagang Buah Waringin dan lokasi terparah menjelang Pasar Sapan dari arah makam umum Sapan malam ini MAKAN KORBAN anak sekolah mengendarai Sepeda motor saya saksikan sendiri diruas jalan ini,tampak dibantu warga yang kebetulan sama melintas jalan PROVINSI YANG RUSAK PARAH TERSEBUT.
Dok.Mas Bandi Selasa malam pukul 19.20 WIB. Begitu bunyi ciutan nitizen yang juga seorang jurnalist itu mangarutuk
Yang menyedihkan lagi, kata sejumlah sumber, gubernur yang notabenenya besan Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, disinyalir terkesan tutup mata. Benarkah? Hanya merekalah yang tahu.

Lantas kenapa ruas jalan rusak itu tak diperbaiki? Ini alasannya, kata Walikota Sawahlunto, Deri Asta.
Kepada Jurnalsumbar.Com, Rabu (27/7/2022), Walikota via telepon selularnya, mengatakan, bahwa soal jalan provinsi yang sudah akut tersebut sudah disampaikan pada pihak gubernur.

“Sejak zaman Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (IP) sudah seringkali kita sampaikan untuk perbaikan. Begitu juga pada Pemprov sekarang. Karena alasan anggaran akibat covid-19 tak bisa diperbaik. Memang sih ada beberapa ruas diperbaiki seperti daerah Karang Anyar dan Sungai Durian,”tandas Walikota yang juga Ketua DPD Partai PAN Kota Sawahlunto.
Bahkan kata Walikota, pihaknya bersama DPRD Sawahlunto seringkali menyurati Pemprov Sumbar. Sayang, hingga kini ruas jalan provinsi yang rusak itu tak juga diperbaiki.
Bahkan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota “Arang” Sawalunto itu berharap agar perwakilan masyarakat Kota Sawahlunto yang duduk di DPRD Provinsi Sumbar itu dapat memperjuangkan ruas jalan yang rusak tersebut.
“Itu kan kewenangan provinsi, Pemko tak bisa berbuat apa-apa. Kalau upaya telah kita lakukan,”tambah Deri.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPRD Kota Sawahlunto, Hj. Eka Wahyu, SE.

“Kami bersama Pemko sudah sering menyampaikan pada pihak provinsi, tapi ya..seperti ini. Padahal wakil kita ada yang duduk di provinsi (DPRD-red). Kalau pulang, janganlah selalu naik pesawat melulu, sesekali jalan darat. Sehingga tau ada jalan rusak,”kata Politisi PKPI Kota Sawahlunto itu menjawab Jurnalsumbar.Com, Rabu (27/7/2022) sembari ketawa via telepon selularnya.
Lagi pula, kata Srkandi Politisi PKPI Kota “Arang” Sawahlunto, soal jalan provinsi yang rusak itu menjadi urusan Provinsi. “Jangan pulalah kami yang disalahkan, karena itu bukan kewenangan kami, dan itu kewenangan provinsi,”ucap Ketua DPRD Kota Sawahunto itu menegaskan.
Dari pantauan Jurnalsumbar.Com, sejumlah jalan provinsi di Kota Sawahlunto itu banyak yang rusak parah dan kronis. Selain bergelombang, jalan-jalan yang rusak itu banyak yang berlubang dan juga ada yang terban. Tak percaya? Tengok saja kesana.
Sejumlah masyarakat berharap agar pihak terkait soal jalan provinsi itu untuk segera memperbaiki.
“Kalaupun diperbaiki jangan hanya asal tambal-ka tambal sulam saja. Tapi benar-benar diperbaki selayaknya jalan yang bisa dilintasi angkutan agar tak ada lagi jatuh korban jiwa,”ujar sejumlah sumber di Sawahlunto.*
