Masih Berstatus ASN, Yudalius Terdiskulafikasi, Masharianto Terpilih Sebagai Ketua PWI Sijunjung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Konferensi PWI Sijunjung yang berlangsung pada Sabtu (13/3/2023) di gedung PUPR Sijunjung berjalan lancar dan sukses.

Jelang pemilihan dimulai, muncul tiga nama kandidat yang menyatakan siap maju pada Konferensi PWI Sijunjung itu. Mereka adalah, Masharianto, Yudalius dan Saptrius.

Sementara diketahui, Yuldalius masih tercatat sebagai ASN di Diknas P dan K Sijunjung. Meski sempat memperlihatkan status pensiun, namun dengan cermat pengurus PWI Sumbar yang diketuai Basril Basyar, melihat SK Pensiun Yudalius tercatat tanggal 1April 2023.

“Untuk jadi Calon Ketua belum bisa, namun untuk jadi pengurus bisa. Jadi, maaf ya Yudalius,”kata BB panggilan akrab Ketua PWI Sumbar itu.

Karena gagal maju sebagai kandidat ketua, Yudalius memberikan dukungan suaranya pada Masharianto. Yudalius tetap legowo menerima keputusan terdiskualifikasi tersebut. Ia berjanji tetap mendukung kepengurusan PWI Sijunjung nantinya.

Alhasil, Masharianto terpilih sebagai ketua PWI Kabupaten Sijunjung periode 2023-2026.

Saat pemeriksaan kelengkapan Yudalius sebagai kandidat
Epi

Masharianto terpilih melalui voting. Dari 9 suara, Masharianto unggul dengan 7 suara. Sedangkan pesaingnya, Saptarius mengantongi 2 suara.

Konferensi yang dihadiri Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar, Fidaus Abie (Sekretaris), Jayusdi (Benahara) Widya Navies (Wakil Ketua 1), Sawir Pribadi (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Syaful Husen (Ketua Siswo) dan Edi Jarot , berlangsung tertib, penuh demokrasi.

Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar berharap ketua PWI Sijunjung terpilih mampu membawa kemajuan pada dunia kewartawanan daerah itu. Untuk itu ketua bersama pengurus nantinya bisa satu langkah.

“Jaga persatuan dan kekompakan,” kata BB.

Harapan yang sama disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi. Salah satu tugas pengurus PWI Sijunjung adalah meningkatkan SDM.

“Kita memang perlu anggota yang banyak, tapi yang penting lagi adalah kualitasnya.

“Banyak dan harus berkualitas,” kata Sawir saat menutup konferensi tersebut. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.