Catatan Rezky Fitra, LPM Sijunjung dalam Pusaran Dilema, Ada Apa?

JURNAL SUMBAR | SIjunjung – Tiga tahun berturut – turut, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kabupaten Sijunjung tidak ikut serta pada lomba LPM berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diadakan rutin tiap tahun oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Provinsi Sumatera Barat. Berikut simak Catatan khusus Sekretaris DPD LPM Kabupaten Sijunjung, Rezky Fitra.

Ketua DPD LPM Kabupaten Sijunjung yang juga adalah Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sijunjung, Aprizal Putra Bungsu, mengatakan bahwa lomba LPM ini diadakan dalam rangka menilai sampai mana peran dan fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ini di setiap Nagari, Desa dan Kelurahan se Sumatera Barat.

“Mekanisme penilaian ini dilakukan sejak tingkat Kecamatan, penilaian tingkat Kabupaten dan Kota, setelah diperoleh pemuncaknya maka merekalah yang akan mengikuti penilaian tingkat Provinsi,”ujar beliau melalui media ini, Selasa 25 Juni 2024.

Ketua DPD LPM Kab. Sijunjung juga menyampaikan bahwa tahun 2024 ini adalah tahun ketiga secara berturut – turut LPM Kabupaten Sijunjung tidak mengikuti penilaian tersebut yaitu tahun 2022, 2023 dan 2024. Padahal terakhir ikut pada tahun 2019 Kabupaten Sijunjung yang saat itu diwakili oleh LPM Nagari Sumpur Kudus Selatan memperoleh juara 1 Tingkat Sumatera Barat. Sementara pada tahun 2020 dan 2021 tidak dilaksanakan karena masa pandemi Covid 19.

Kepengurusan DPD LPM Sijunjung Dikukuhkan, Bupati Benny; Semoga LPM Jaya dan Lebih Bermanfaat Dimasa Depan

“Ketidak ikut sertaan LPM Kabupaten Sijunjung pada lomba ini yang sebelumnya kita selaku pengurus DPD LPM Kabupaten Sijunjung melalui Sekretaris Rezki Fitra mendapatkan informasi dari LPM Sumatera Barat, kemudian kita langsung menghubungi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kabupaten Sijunjung melalui Bidang Pemberdayaan. Namun DPMN Kabupaten Sijunjung menyampaikan ketidaksiapan untuk mengikuti lomba dengan alasan tidak adanya dana untuk kegiatan tersebut serta ketidaksiapan DPMN karena banyaknya kegiatan yang lainnya,”ujar Rezki.

DPD LPM Sijunjung Hearing dengan Komisi 1 DPRD, Ini yang Disampaikan

Epi

“Andai kami selama ini dilibatkan dan komunikasi kami diterima tentu masalah anggaran ini dapat dipersiapkan dari awal dan mungkin salah satunya melalui pokok – pokok fikiran anggota DPRD Kab. Sijunjung yang peduli terhadap LPM”.

“Sementara banyak diantara LPM Nagari di Sijunjung yang layak kita angkat untuk mengikuti penilaian tersebut, penilaian ini bukan hanya prestise tapi lebih kepada bentuk evaluasi kita terhadap jalannya sebuah Lembaga Pemberdayaan di Ranah Lansek Manih ini,”jelas Rezki.

Kordinator Wilayah III DPD LPM Kab. Sijunjung yang juga Anggota DPRD dari Partai Gerindra Indrawadi juga menyampaikan, “ Kami dari DPD LPM Kabupaten Sijunjung sangat kecewa terhadap keputusan sepihak dari DPMN, dan tidak pernah sekalipun niat komunikasi dan koordinasi kami ditanggapi oleh pihak Dinas. Padahal sebelumnya Bupati Benny Dwifa Yuswir juga telah menerima penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat LPM Republik Indonesia, sebagai Tokoh yang Berkontribusi banyak terhadap pengembangan LPM di Kabupaten Sijunjung,”tambah Indrawadi lagi.

“Ini berbanding terbalik dan malahan seperti tidak mengindahkan arahan yang diberikan Bupati Sijunjung pada saat pelantikan pengurus DPD LPM Kab. Sijunjung yang dilaksanakan pada 25 Agustus 2023 yang menyatakan LPM sebagai mitra strategis dalam memperkuat partisipatif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kembali nilai – nilai gotong royong,”tutup Indrawadi.

Beberapa waktu lalu Komisi I DPRD Kab. Sijunjung sudah melakukan Hearing bersama pengurus DPD LPM Kab. Sijunjung kami juga menghadirkan Asisten I Setda Kab. Sijunjung, Kabag Hukum Setda Kab. Sijunjung dan dari DPMN hadir dari Bidang Pemberdayaan, dan sebagai bentuk komitmen dari Komisi I DPRD Kab. Sijunjung melakukan kunjungan kerja ke DPD LPM Kota Pekanbaru, disana terlihat bahwa kerjasama dan kolaborasi antara LPM dengan Pemerintah berjalan dengan sangat baik, sehingga banyak kegiatan – kegiatan pasrtisipatif yang terwujud.

Sementara itu, seluruh pengurus LPM yang kebetulan menjadi anggota legislatif seperti Aroni Basri, zalmiati, Amlasta Boy dan Brista Yozi sepakat menyatakan, “ayo bersama – sama kita membangun, dan jadikan kita LPM sebagai mitra dari pemerintah,”harapnya.

Dinilai Peduli, Tujuh Kepala Daerah Termasuk Bupati Sijunjung Raih Penghargaan LPM Award

Beberapa perwakilan Ketua LPM Nagari juga menyatakan kekecewaannya terhadap kealfaan Sijunjung berturut – turut tidak mengikuti penilaian LPM Tingkat Sumatera Barat ini.

“Percuma saja keberadaan dan aktifitas kita selama ini di nagari. Kami sangat sayangkan pembinaan kami selama ini yang dilakukan oleh Dinas hanya sebatas menanyakan administrasi dan apakah kami dilibatkan dalam kegiatan oleh pemerintah nagari, sementara tupoksi kami disetiap bidang tidak pernah diberikan, sangat disayangkan, turun pembinaan tidak membawa serta DPD LPM yang tentu lebih paham secara teknis organisasinya,”ujar beberapa ketua LPM Nagari yang menyampaikan kekecewaanya melalui DPD LPM Kabupaten Sijunjung.penulis rezki/*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.