Diinisasi PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi, Surat Dinas Era 4.0 Diseminarkan

255

JURNAL SUMBAR | Bukittinggi – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Bukittinggi, menyelenggarakan Webinar Seri pertama tentang tata naskah dinas.

Tata Naskah Dinas sering dianggap tidak penting, karena berbicara tata cara mengelola administrasi persuratan hanya bersifat teknis (format, tatabahasa, huruf dll).

Demikian disampaikan Sarjayadi, S.Si, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri, Regional Bukittinggi kepada media ini Minggu (30/1/2022).

Menurutnya, surat dinas menjadi alat efektif dan efisien untuk menciptakan kelancaran komunikasi tertulis resmi. Tidak hanya sebagai alat komunikasi pimpinan dengan staf dan mitra kerja( vertikal dan horizontal) tapi juga memiliki fungsi penunjang aktivitas administrasi, alat pengambil keputusan, bukti pertanggungjawaban dan sumber informasi bagi APIP bahkan APH. Banyak kelalaian administrasi mengakibatkan potensial fraud.

“Berdasarkan pantauan di wilayah kerja kami (Reg Sumatra minus Lampung) , banyak pimpinan terjebak dengan kelalaian memperhatikan surat- surat resmi ini yang berakibat fatal, karena itu PPSDM mengundang pejabat yang kesehariannya bergelut dengan tata naskah dinas untuk membincangkan wajah persuratan di era 4.0 sebagai new branding institusi ke depan via zoom pada 2 Februari 2022 pukul 10.00 WIB ” ujarnya.

Sementara Sastri Bakry, selaku koordinator Webinar menjelaskan pembicara Khalid Efendi, Widyaiswara PPSDM Kemendagri, akan menjelaskan tata naskah yang benar sesuai permendagri.

Sementara Nirwati yang diundang khusus dari Arsip Nasional Republik Indonesia(ANRI) akan membahas tentang tata naskah dinas dan arsip di era digital. agusmardi