Soal Dugaan Gizi Buruk di Kampungbaru, Kapus Padangsibusuk; Bukan Gizi Buruk, Tapi Beresiko Stunting

289

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Kapus) Padangsibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, drg. Wenny Sweltasari, membantah tak ada giziburu di Desa Kampungbaru.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Kapus) Padangsibusuk, drg. Wenny Sweltasari, kepada Jurnalsumbar.Com menjawab adanya informasi terkait gizi buruk di Desa Kampungbaru.

“Sejauh ini, insyaAllah tak ada gizi buruk di Desa Kampungbaru. Kalau beresiko Stunting memang ada sebanyaknya lima orang bayi balita,”kata drg. Wenny Sweltasar yang sudah 12 tahun mengandi di Puskesmas Padangsibusuk itu.

Kelima bayi balita beresiko stanting itu diketahui dari penimbangan masal yang dilakukan pada setiap bulan di posyandu.

“Setiap yang beresiko kami tangani bersama kader posyandu dan kepala desa memberikan bantuan gizi kepada bayi balita yang beresiko Stunting melalui anggaran dana desa setempat,”papar dokter gigi yang murah senyum itu.

Selain melakukan sosialisasi, kata Wenny Sweltasar, Puskesmas Padangsibusuk juga melakukan pembinaan ke keder-kader posyandu ditiap nagari dan desa diwilayah kecamatan kupitan.*