Muhammad Haeruriski “Kitol” Raih Lulusan Terbaik
JURNAL SUMBAR | Sawahlunto — Perjuangan panjang seorang anak muda asal Dusun Sungai Cocang, Desa Silungkang Oso, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, akhirnya berbuah manis. Muhammad Haeruriski alias Kitol berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi abdi negara setelah dinyatakan lulus sebagai calon tamtama (Catam) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut.
Yang lebih membanggakan, Kitol berhasil meraih predikat lulusan terbaik dari 928 siswa Catam Angkatan XLVI/2 Tahun 2026.
Perjalanan Kitol meraih seragam TNI tidaklah mudah. Ia harus melewati berbagai tahapan dan sempat beberapa kali mencoba mendaftar sebelum akhirnya berhasil menembus ketatnya persaingan seleksi.
Kitol merupakan putra daerah yang menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 13 Dusun Sungai Cocang, Desa Silungkang Oso, sebuah sekolah yang berada cukup jauh dari pusat Kota Sawahlunto.
Meski berasal dari lingkungan sederhana dan keluarga petani, kondisi tersebut tidak pernah menyurutkan tekadnya untuk menggapai cita-cita.
Untuk mengejar impiannya, Kitol bahkan mencoba peruntungan dengan merantau ke Kota Solok. Di tanah rantau, ia mendapat orang tua angkat yang memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun dalam menjalani perjuangan menuju cita-citanya.
Kisah Kitol menjadi bukti bahwa keterbatasan tempat tinggal dan latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih masa depan.
Sebelumnya, SD Negeri 13 Dusun Sungai Cocang juga telah melahirkan lulusan yang berhasil menjadi abdi negara, yakni Zulfan yang kini bertugas di kesatuan TNI Angkatan Udara.
Keberhasilan Kitol sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda di daerah, khususnya anak-anak yang tinggal di pelosok dan berasal dari keluarga sederhana.
“Jangan pernah merasa minder. Teruslah berjuang dan berdoa. Tegakkan kepala, karena walaupun kita anak muda dari dusun terpencil, kita juga bisa mencapai cita-cita,” menjadi pesan yang tercermin dari perjalanan Kitol.
Kisah Muhammad Haeruriski alias Kitol menunjukkan bahwa cita-cita tidak mengenal batas tempat dan latar belakang. Selama ada kemauan, kerja keras, doa, serta dukungan orang-orang di sekitar, jalan menuju kesuksesan selalu terbuka.
Keberhasilan menjadi lulusan terbaik dari 928 siswa Catam Angkatan XLVI/2 Tahun 2026 menjadi pencapaian yang tidak hanya membanggakan dirinya dan keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Desa Silungkang Oso dan Kota Sawahlunto.rel