ZE Lagi Dalam Perspektif Solok Masa Depan

454

Oleh. Portito, S.Pdi

TABUH Genderang Pilkada Serentak 2020 sudah di mulai, seiring dengan ditetapkannya PKPU No 5 Tahun 2020. Hal yang menarik disini adalah munculnya calon Pejawat ( Incumbent ) Kota Solok yang di pengujung helat yang sebentar lagi dilaksanakan. Zul Elfian sesungguhnya pada awalnya tidak ingin lagi maju pada Pilkada Kota Solok, tetapi karena pertimbangan Partai Nasdem yang telah melakukan Survey dan Analisis di lapangan maka kepercayaan ini di berikan DPP Partai Nasdem dengan mengeluarkan Surat Rekomendasi Pencalonan Zul Efian untuk Balon Walikota Solok 2020. Rekomendasi ini tentu berangkat dari banyaknya kalangan masyarakat yang menginginkan Zul Elfian menuntaskan Program kerjanya demi Kemajuan Kota Solok.
Harapan dan keinginan lapisan masyarakat Kota Solok yang sedemikian besar tentu saja sesuatu yang mesti di perjuangan oleh Zul Elfian. Walau pada awalmya Pak Yan sapaan Zul Elfian agak keberatan untuk di majukan di Kota Solok. Di dalam Politik Islam jika itu adalah keinginan lapisan besar masyarakat maka Amanah itu harus di lakukan dan dikerjakan demi Kemaslahatan. Ada istilah “ Jabatan tak mesti di cari akan tetapi jika itu diberi Amanah maka Wajib untuk melaksanakannya sebaik-baik mungkin “

Zul Elfian memang sosok yang kharismatik dan panutan oleh kalangan besar masyarakat Kota Solok, beliau kadang di panggil Buya. Beliau juga Kader Muhammadiyah , Pendekar Tapak Suci dan pernah menjadi pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Batu Batupang Kabupaten Solok. Pada PIlkada 2016 yang lalu bisa mengalahkan Walikota Incumbent Irzal Ilyas DT Lawik yang sama-sama maju pada PIlkada tersebut, meskipun beliau hanya Wakil Walikota tapi bisa menumbangkan Walikota incumbent yang mana sumber daya semua berada pada Walikota.

Alhamdulillah, Saya sangat senang dengan keluarnya Surat Rekomendasi DPP Partai NASDEM ini dan ini adalah sebuah tanggung jawab bersama untuk bisa memuluskan langkah beliau untuk kembali menjadi Walikota Terpilih Pada Tahun 2020. Dengan Keluarnya Rekomendasi DPP Partai Nasdem ini sesungguhnya langkah Pak Yan ( Zul Elfian ) untuk mengandeng kawan Koalisi akan semakin mudah.
Jika kita telisik komposisi Kursi-Kursi di DPRD Kota Solok Tahun 2019-2024.

Tabel berikut :
SUSUNAN KURSI DPRD KOTA SOLOK.

Berangkat dari komposisi Susunan Kursi DPRD Kota Solok 2019-2024 diatas maka Zul Elfian akan menjadi magnet bagi Parpol-Parpol untuk bisa berpasangan dengan beliau. Bangunan Koalisi ini bisa saja terjadi dengan Parpol apa saja, karena kita tahu politik itu cair dan dinamis, bahkan kami mendapat informasi sudah banyak balon-balon yang menemui beliau untuk bisa menjadi mitra koalisi dan bersama-sama dengan Pak Yan ( Zul Elfian ) untuk maju pada Pilkada 2020 ini. Berdasarkan PKPU NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG PENCALONAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI, DAN/ATAU WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA tentang Persyaratan Pencalonan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik Pasal 5 Ayat (2) Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yaitu Partai Politik atau Gabungan Partai Politik yang memperoleh paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu Terakhir.

Jika sesuai dengan Persyaratan Calon oleh Partai Politik dan Gabungan Partai Politik 20% dari Total kursi tersedia = 20% x20 = 4 Kursi. Sementara Zul Elfian telah mengantongi kursi Partai Nasdem yang berjumlah 2 kursi. Maka dengan Partai apa saja yang memenuhi PKPU No 3 Tahun 2017 tersebut Zul Elfian akan bisa maju menjadi Calon Walikota Solok Pada Tahun 2020.

Ada 3 ( tiga ) Faktor Penentu Pemenang Pilkada yang mesti kita cermati :

1.Politik Identitas
2.Pesona Tokoh
3.Migrasi Suara

Dari 3 Faktor tersebut di atas sebahagian besar di miliki oleh Zul Elfian dan Potensi kemenangan Zul Elfian ini sangat besar, akan tetapi memang Politik tidak bisa di tebak sama dengan hitungan matematik, jika Zul Elfian lalai dalam mengelola Manajemen Kampanye yang progresif maka beliau akan bisa kecolongan.

Dari ujung Gedung Sawahan ini kami berharap kepada masyarakat Kota Solok untuk bisa kembali kita bahu-membahu untuk mewujudkan Kota Solok yang Madani dan Supaya Zul Elfian bisa kembali menuntaskan Program Kerjanya sehingga pada akhirnya membawa kemajuan bagi Kota Solok. Sebagai manusia kita hanya berikhtiar keputusannya sesungguhnya sudah berada di Lauful Mahfuz.

Wallahualam Bissawab

Penulis adalah Sekretaris MCCC Sumbar 2020, Sekretaris MDMC Sumbar 2019-2020, Ketua IPM Sumbar 2006-2008 dan Mahasiswa S2 Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat dan Tinggal di Pandan Aie Mati Solok