Iven Wisata Budaya Terbesar di Sumbar, Pemkab Tanah Datar Kembali Gelar Festival Pesona Minangkabau

207

JURNALSUMBAR | Batusangkar – Festival Pesona Minangkabau (FPM) merupakan kebanggaan masyarakat Tanah Datar Luhak Nan Tuo, Kamis (17/11) kembali digelar pemerintah kabupaten Tanah Datar di Istano Basa Pagarayung.

Aktivitas festival yang dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf Josua Puji Mulia Simanjuntak turut dihadiri Wagub Sumbar Audy Joenaldi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, anggota DPRD Sumbar, Dinas terkait Pemprov Sumbar, Wabup Richi Aprian, Ketua dan anggota DPRD Tanah Datar, Forkopimda Tanah Datar, Ketua TP PKK dan Ketua GOW serta undangan.

Pada kesempatan itu bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, FPM merupakan event wisata budaya Minangkabau terbesar di Sumatra Barat yang diharapkan menjadi pemersatu dan pengikat semua masyarakat Minangkabau.

Dikatakannya, FPM sudah ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai Wonder Kharisma Event Nusantara di Indonesia sejak tahun 2017 dan menjadi kebanggaan masyarakat Tanah Datar.

Kegiatan tahun 2022 ini,dirancang dengan sangat serius agar nilai-nilai tradisi Minangkabau bisa ditampilkan dan disaksikan generasi muda saat ini dan juga memberikan multiplier effect kepada masyarakat Luhak Nan Tuo.

FPM, ucap Eka, merupakan puncak dari Program Unggulan/Progul Tanah Datar di bidang pariwisata Satu Nagari Satu Event yang telah dilaksanakan di 14 nagari di 14 kecamatan selama tahun 2022 ini.

Acara ini menampilkan seni budaya pertujukan, silek galombang, gandang tambua, saluang dendang, pawai budaya, tarian, fashion show, pameran kuliner dan UMKM serta lainnya, dan bakal diisi dengan penampilan artis Minang Kintani pada sabtu malam.

Untuk itu, Eka menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena berkat kerjasama, kerja keras dan dukungan semua pihak, Progul Satu Nagari Satu Event berjalan baik dan menciptakan terjadinya multiplier effect, seperti memacu aktifnya sanggar-sanggar seni, UMKM yang semakin berkembang, bahkan juga membangkitkan kembali seni, budaya serta kuliner yang telah lama hilang di Nagari.

Eka juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Nagari, Camat serta masyarakat atas dukungannya sehingga Progul Satu Nagari Satu Event berjalan lancar dan sukses. Insya Allah tahun depan Progul ini dilaksanakan kembali dengan lebih banyak nagari dan lebih banyak keunikan.

Kemudian bupati Eka Putra tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan sponsor dari BUMN/BUMD, dan pihak lainnya untuk kesuksesan FPM serta terima kasih juga atas kehadiran Staf Ahli Kemenparekraf, Wagub Sumbar serta undangan.

Terima kasih atas kerja keras panitia, dukungan sponsor, tim kreatif, pendukung acara, penggiat pariwisata, youtuber, influencer, fotographer, dan rekan media. Serta apresiasi tak terhingga atas kehadiran tamu undangan, mohon maaf kalau masih ada kekurangan atau hal yang tidak pada tempatnya dalam pelaksanaan kegiatan ini,tutur Eka.

Seterusnya, Wagub Sumbar Audy Joenaldi atas nama Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan FPM dan Progul Satu Nagari Satu Event.

“Kita patut apresiasi Progul Satu Nagari Satu Event, karena program ini sebagai bentuk inovasi dan kreasi Pemkab Tanah Datar dalam meningkatkan dan mengembangkan Kepariwisataannya. Tentu hal ini juga bisa menjadi contoh dan referensi bagi daerah lain di Sumbar,” katanya.

Karena memang, tambah Audy, dengan pelaksanaan program itu terbukti mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat di segala bidang.

Dalam ekonomi setidaknya terjadi pergerakan ekonomi bernilai ratusan juta rupiah, UMKM Non Pangan dan Pangan kembali menggeliat. Sehingga tentunya kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya Tanah Datar,sebut Audy.

Senada dengan Wagub Sumbar, Staf Ahli Kemenparekraf RI Josua juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan FPM dan Progul Satu Nagari Satu Event.

Dengan demikian, kegiatan ini patut diberikan apresiasi setinggi-tingginnya. Yang perlu ditingkatkan adalah pengelolaan manajemen event dilaksanakan dengan baik, sehingga juga bisa menarik wisatawan manca negara untuk hadir langsung ke Tanah Datar,tambah wagub lagi.

Seperti disampaikan Mas Menteri Sandiaga Uno, tambah Josua, kegiatan di bidang pariwisata bukan semata sebagai kegiatan selebrasi namun juga harus dijadikan sebagai kegiatan yang mendukung Recovery Economy.

Implementasi FPM dan program inovasi Progul Satu Nagari Satu Event merupakan sebuah program terobosan yang luar biasa, sehingga perlu kita viralkan lagi, sehingga masyarakat luas di Indonesia ataupun manca negara tahu, sehingga mereka datang berkunjung. Apalagi Tanah Datar khususnya, Sumbar umumnya memiliki berbagai potensi wisata unik dan beragam yang telah mendunia seperti rendang dan Istano Basa Pagaruyung ini,ujarnya.

Pada aktivitas itu diserahkan pula penghargaan dan hadiah kepada 6 Nagari terbaik dalam menggelar Progul Satu Nagari Satu Event. Adapun yang menjadi juara 1 adalah Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo, Juara 2 Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto, Juara 3 Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan, Juara Harapan 1 Nagari Kumango Kecamatan Sungai Tarab, Harapan 2 Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan dan Harapan 3 Nagari Tanjuang Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara. Kemudian juga diserahkan penghargaan kepada 4 orang kurator Satu Nagari Satu Event.

Kegiatan FPM dibuka dengan pemukulan tong tong dari Nagari Cubadak Kecamatan Lima Kaum dengan umur tong – tong 300 tahun – Advt/habede.