LKPD 2021, Fraksi Gerindra Soroti Revitalisasi Cindua Mato yang Belum Juga Terealisasi

215

JURNALSUMBAR | Batusangkar  – Berbagai pandangan  umum disampaikan delapan fraksi DPRD yang diawali fraksi PPP, Perjuangan Golkar, PKS,  Gerindra, Demokrat, Hanura, PAN dan Nasdem dengan Jubir ( Juru bicara) fraksi masing-masing.

Pandangan umum itu  menanggapi  penyampaian Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD Anggaran 2021 oleh Bupati Tanah Datar, Selasa (17/5) di ruang sidang DPRD Tanah Datar di Pagaruyung.

Semua jubir fraksi memberikan  ucapan selamat dengan keberhasilan Pemkab Tanah Datar kembali meraih  predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LHP dan LKPD tahun 2021 sekaligus  mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak  terlena dengan diraihnya  WTP tersebut.

Fraksi – fraksi juga  menyorot  penggunaan dana dan realisasi pendapatan daerah, target capaian pajak sampai cara OPD untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanah Datar, juga ditanyakan tentang lanjutan pembanguan lapangan cindua mato yang  sampai saat ini belum juga terealisasi.

Untuk itu, Jubir fraksi Gerindra Afrizal menanyakan sikap pemerintah daerah terhadap mangkirnya pelaksanaan pembanguan revitalisasi lapangan cindua mato.

Khusus beberapa program unggulan kepala daerah, Fraksi mengharapkan bupati lebih menggiatkan  sosialisasi dan teknisnya kepada masyarakat sehingga  mampu maksimal dan mensejahterakan masyarakat banyak.

Pada kesempatan itu, para Jubir mempertanyakan  eksistensi  Proses Belajar Mengajar (PBM) yang dilakukan sebagain sekolah.Mengenai hal itu, jubir Hanura Benny Afero meminta penjelasan Pemerintah daerah.

Usai pandangan  umum yang dilaksanakan delapan Jubir fraksi, akhirnya rapat paripurna ditutup pimpinan sidang Anton Yondra dan sidang kembali digelar Kamis (19/5) 7ntuk mendengarkan jawaban Bupati Eka Putra.

Sidang Paripurna cukup semarak itu dihadiri juga Wakil Ketua Saidani, Sekretaris DPRD Yuhardi dan  20 anggota DPRD dan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Forkopimda,  Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, dan  undangan lain – habede.